PETANI PISANG

PETANI PISANG DENGAN 2000 BIBIT PISANG JENIS AMBON, RAJA BULU, KEPOK PIPIT, SUSU, RAJA NANGKA YANG INGIN MANDIRI TINGGAL DI GUNUNGPATI SEMARANG 081229231277, 085727054383

MAU KAYA????

Rabu, 11 Mei 2011

Daun Pisang

Meraih Rupiah dari Daun Pisang




Meningkatnya permintaan daun pisang ternyata membuat petani kewalahan. Tumbuh suburnya wisata kuliner yang saat ini tengah digandrungi masyarakat berdampak terhadap bisnis daun pisang. Namun keterbatasan produksi daun pisang sendiri masih menjadi kendala karena petani belum tertarik untuk mendulang keuntungan dari lembaran daun yang menjadi ciri khas pembungkus makanan tradisional yang tengah diburu masyarakat.Wakil Ketua Koperasi Sabilulungan, Ir. Prayitno mengatakan saat ini pihaknya baru bisa memasok 10 % dari permintaan daun pisang untuk kebutuhan Kota Bandung. Jumlah pasokan daun pisang yang setiap harinya didatangkan dari Kab. Bandung ini diakuinya mencapai 1 mobil pick up penuh. “Kami memasok daun-daun ini ke 60 rumah makan yang ada di Kota Bandung. Terus terang kami kewalahan untuk menyanggupi permintaan,” ujar lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) yang saat ini serius mengelola usaha berbasis kerakyatan ini.Setiap hari, Koperasi yang berkedudukan di Kec. Bojong Picung Kab. Bandung ini menampung daun pisang dari 100 petani yang rutin menjual hasil panennya. Rata-rata setiap petani menjual sekitar 30 sampai 100 lembar daun dengan harga Rp. 250 untuk setiap lembarnya.Daun pisang merupakan daun yang diambil dari pokok pisang. Daun pisang amat penting dalam kebudayaan Melayu sehingga banyak digunakan secara meluas sebagai bahan pembungkus pada masa dahulu.

Pada masa kini, daun pisang masih digunakan secara meluas bagi pembungkus makanan. Karakter khas yang mengeluarkan wangi pada saat menerima panas dari makanan membuat pembungkus ini tetap digemari dan dinilai sehat karena tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Zat lilin yang melapisinya, membuat daun pisang dapat menampung hidangan berkuah kental. Daun pisang pun memberi aroma sedap pada masakan jika kita menuangkan makanan panas di atasnya. Disebabkan oleh itu, ia digunakan secara meluas sebagai pembungkus kue tradisional seperti kue nagasari, lemper, leupeut, dan memasak makanan seperti pepes ikan dan ikan bakar. Lebih lanjut Prayitno mengatakan, kebutuhan pasar terhadap komoditas ini sangat besar namun kebutuhan pasar belum semuanya terpenuhi. Karena itu program ekstensifikasi dan intensifikasi akan dikembangkan pihaknya secara berdampingan. Saat ini daun pisang mangala dapat kita temukan di daerah Soreang, Cililin, Gununghalu, Sikemang dan Cianjur Selatan.

“Kami sendiri masih merasa kesulitan untuk mencari petani daun pisang, padahal bertani daun pisang menjanjikan,” ujar Direktur CV Pangan Sejahtera saat ditemui di rumahnya di bilangan Cikadut, Bandung.


Diposkan oleh Guntoro Dwi AN S.Pd
Diposting oleh GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd di 09.39 20 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Daun Pisang

Penyakit Tanaman Pisang

Penyakit Tanaman Pisang

Posted by Guntoro Dwi A.N S.Pd

 
Tanaman pisang mudah tumbuh di berbagai tempat, penanaman yang dilakukan oleh petani belum teratur dan sering dicampur dengan tanaman lainnya. Selain itu pemeliharaan tanaman pisang belum dilakukan secara intensif, sehingga produksi dan mutu buah yang dihasilkan masih rendah. 
 
Pedoman Teknis 
a. Penyakit Layu Fusarium (Penyakit Panama) Penyakit ini disebabkan oleh jamur Fusarium oxysparum f. sp. cubense. Jamur penyebab penyakit ini hidup didalam tanah, masuk ke dalam akar, selanjutnya masuk ke dalam bonggol dan jaringan pembuluh. 
Gejala dari penyakit ini adalah sepanjang jaringan pembuluh pada batang semu berwarna coklat kemerahan. Daun menguning dan menjadi layu, tangkainya menjadi terkulai dan patah. Kadang-kadang lapisan luar batang semu terbelah dari bawah ke atas. Yang paling khas adalah jika pangkal batang dibelah membujur, terlihat garis-garis coklat atau hitam dari bonggol ke atas melalui jaringan pembuluh ke pangkal dan tangkai daun. Penularan penyakit ini dapat melalui bibit, tanah dan air yang mengalir mengandung spora jamur. 
 
b. Penyakit Layu Bakteri (Penyakit Darah atau Penyakit Moko) Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pseudomonas Solanacearum. Disebut penyakit darah, karena bila akar tinggal/bonggol tanaman sakit dipotong maka keluar cairan kental yang berwarna kemerahan dari berkas pembuluh. 
Gejala penyakit layu bakteri pada tanaman pisang adalah layunya daun-daun tua sebelum waktunya, daun menguning dan mati, pada tanaman muda terjadi kelayuan yang menyeluruh. Penularan penyakit ini dapat terjadi melalui bibit terinfeksi, serangga yang mengunjungi bunga, alat-alat pemangkasan dan kontak akar. 
 
c. Pengendalian Penyakit Layu antara lain : 
- menanam bibit pisang yang sehat - melakukan pemupukan yang seimbang 
- sanitasi dan drainase kebun yang baik agar waktu hujan, air tidak mengalir di permukaan tanah 
- memelihara tanaman dengan hati-hati untuk mengurangi terjadinya luka pada akar.
- untuk mencegah penularan oleh serangga melalui luka pada bunga yang rontok, maka dapat dilakukan pemotongan jantung.
Diposting oleh GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd di 09.28 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Penyakit Tanaman Pisang

Minggu, 08 Mei 2011

Manfaat Pisang
manfaat pisang Pisang dikenal sebagai salah satu makanan super bagi para atlet dan pakar kesehatan. Kandungan tiga gula alami, sukrosa, fruktosa dan glukosa serta serat memberi energi untuk pembakaran energi selama 90 menit nonstop.
Tapi, ‘penyumbang’ energi bukanlah satu-satunya manfaat buah pisang. Jenis buah tropis ini membantu mengatasi dan mencegah beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan. Sehingga diperlukan untuk menambah diet harian.
1. Anemia
Pisang tinggi zat besi yang merangsang produksi hemoglobin dalam darah dan membantu mengatasi anemia.

2. Tekanan Darah Tinggi
Buah tropis memiliki kandungan kalium yang tinggi tetapi rendah garam, sehingga sempurna untuk mencegah dan mengurangi tekanan darah tinggi. Badan Obat dan Makanan US (FDA) mengizinkan produsen buah ini mengklaim pisang menurunkan risiko tekanan darah dan stroke.
3. Meningkatkan konsentrasi
Kemampuan belajar siswa yang makan pisang saat sarapan dan makan siang terpacu karena kandungan kalsium tinggi dalam pisang. Kalsium berfungsi membantu meningkatkan konsetrasi dan kewaspadaan.
4. Sembelit
Tinggi kadar serat yang membantu menormalkan pencernaan dan membantu mengatasi sembelit tanpa obat-obatan laksatif.
5. Depresi
Para penderita depresi merasa lebih baik setelah makan pisang. Sebab, pisang mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah menjadi serotonin dalam tubuh untuk memberi rasa relaks, memperbaiki mood dan membuat bahagia.
6. Obat Mabuk
Cara termudah untuk mengobati rasa sakit dan mual akibat mabuk adalah dengan milkshake pisang dicampur madu. Pisang menenangkan perut dan madu meningkatkan kembali gula darah.
7. Penyakit Jantung
Pisang memiliki efek antasid, sehingga bila merasa hati seperti terbakar, makan pisang akan meringankan rasa sakit. Makan pisang secara teratur dapat mengurangi risiko stroke sebesar 40 persen.
8. Morning Sickness ( Mual pada wanita hamil )
Mengemil pisang di antara waktu makan besar membantu menjaga kadar gula dan mencegah mual-mual pada wanita hamil.
9. Gigitan Nyamuk
Sebelum menggunakan krim anti-gigitan serangga, coba olesi bagian yang terkena gigitan nyamuk dengan bagian dalam pisang kulit pisang. Ini akan mengurangi pembengkakan dan iritasi.
10. Saraf
Buah pisang tinggi kadar vitamin B yang membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi stres dengan kandungan potasiumnya.
11. PMS ( Nyeri haid )
Vitamin B6 dalam pisang mengontrol tingkat glukosa darah, yang dapat mempengaruhi suasana hati Anda menjelang menstruasi.
12. Merokok
Pisang juga dapat membantu orang yang mencoba berhenti merokok. Tingkat vitamin C, A, B6, dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek racun nikotin.
13. Pengendali Suhu Tubuh
Pisang berfungsi sebagai makanan ‘pendingin’ yang memperbaiki kondisi fisik dan emosional ibu. Pisang dapat menurunkan suhu dalam kandungan dan membantu bayi lahir dengan suhu tubuh tidak tinggi.
14. Maag dan Luka Usus
Pisang mencegah maag dan luka akibat gangguan pencernaan karena tekturnya yang lembut. Pisang satu-satunya makanan yang membantu mengatasi ulkus over-kronis dan menetralisir iritasi pada bagian dalam perut.
15. Obat Kutil
Pisang adalah obat alami untuk menghilangkan kutil. Letakkan kulit bagian dalam pisang pada kutil dan plester.
Diposting oleh GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd di 08.45 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: MANFAAT PISANG, pisang guna

RAJA NANGKA

Meraih Untung Dengan Usahatani

Pisang Raja Nangka


Pisang raja nangka adalah jenis pisang olahan yang sering diremehkan petani, sehingga jarang petani yang sengaja menanamnya. Namun saat ini pangsa pasar pisang tersebut di Propinsi Lampung cukup luas, baik untuk pasar lokal, maupun pasar domestik lainnya terutama Propinsi Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pisang raja nangka terutama dijadikan bahan harga 1 tandan pisang ini bervariasi tergantung mutu. Harga tertinggi untuk 1 tandan di Lampung Selatan, sekitar Rp. 8.000,-.
Di Propinsi Lampung budidaya pisang lokal seperti raja nangka, hanya berupa usahatani sampingan. Biasanya ditanam di pekarangan, batas-batas kepemilikan lahan, lahan yang tidak diusahakan dan kadang-kadang sebagai tanaman pagar. Jenis pisang yang ditanam biasanya beragam. Rerata areal lahan yang dikelola untuk usahatani pisang umumnya sempit, bahkan jarang yang mencapai 0,5 hektar. Petani biasanya tidak punya target produksi dan tidak ada usaha perbaikan produksi. Walaupun Propinsi Lampung merupakan daerah utama serangan penyakit pisang yang mematikan, yaitu layu fusarium yang dalam tahun sembilan puluhan mematikan hampir 700 ribu rumpun pisang. Namun dari pengamatan lapang dan dari hasil uji ketahanan, pisang raja nangka adalah salah satu jenis pisang yang tergolong tahan terhadap serangan penyakit tersebut.
Perbaikan Budidaya Pisang Raja Nangka
Bekerjasama dengan 4 petani lahan kering Lampung Selatan, BPTP Lampung mengkaji prospek usahatani pisang melalui perbaikan pengelolaannya. Sesuai dengan keinginan petani, ketahanan penyakit layu dan juga pertimbangan pasar, ditanam pisang raja nangka, dan disisipkan pisang olahan lainnya (tanduk). Masing-masing petani menanam 0,5 hektar.
Berbagai teknologi pengelolaan tanaman terpadu (PTT) diperkenalkan seperti bibit sehat dari bonggol/anakan, jarak tanam 3x3 meter, pemupukan kimia (urea, SP-36 dan KCI masing-masing 450, 250 dan 250 kg/hektar), pupuk organik (7-10 kg/rumpun), pengendalian penyakit layu dengan trichoderma, jumlah tanaman per rumpun (4 pohon/rumpun) yang dibiarkan berproduksi, pembersihan limbah tanaman baku berbagai macam bentuk produk olahan seperti keripik pisang, gorengan dan sebagainya. Ciri khasnya terutama adalah setelah digoreng rasanya agak sedikit asam.
Pisang ini termasuk jenis pisang besar dengan tinggi tanaman mencapai 3,5 meter. Kalau pertumbuhan baik, di dalam 1 tandan, sisirnya bisa mencapai 7-8, dengan berat sekitar 17-18 kg/tandan. Di tingkat petani dan penggunaan kerodong untuk mengatasi serangan hama burik sekaligus perbaikan mutu buah.
Setelah 3 tahun pelaksanaan pengkajian, salah satu hasil penting adalah berubahnya cara pandang petani koperator dan petani di sekitarnya terhadap prospek usahatani pisang lokal. Kalau sebelumnya mereka anggap sebagai usahatani sampingan, maka setelah 3 tahun pengkajian, usahatani pisang dianggap sebagai salah satu usahatani lahan kering utama.
Hal itu terutama dipicu oleh adanya jaminan pendapatan setiap bulannya dengan jumlah yang lebih dan cukup bagi petani dari usahatani pisang olahan tersebut.
Pada tahun pertama petani memang belum mendapat keuntungan banyak dari pisang, namun mereka mendapat pengembalian dari penanaman jagung sebagai tanaman sela. Pada tahun ke-2 mereka sudah mendapat keuntungan bersih tujuh jutaan/hektar/ tahun dan pada tahun ke-3 duabelas jutaan/hektar/tahun dari pisang . Pada tahun ke-3 produksi pisang nangka sekitar 200 tandan/hektar/bulan, yang setara dengan Rp. 1-1,2 juta/bulan. Pengelolaan yang baik membuat mutu pisang lebih baik dan produksi yang kontinu (2 kali sebulan) juga berpengaruh pada kontinuitas kedatangan agen pengumpul sehingga pemasaran berjalan lancar.
B a r i o t H a f i f
Penulis dari BPTP Lampung
Dimuat pada Tabloid Sinar Tani, 19 Juli 2006
Diposting oleh GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd di 08.05 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: RAJA NANGKA

Jenis-Jenis Pisang di Indonesia


Sebenarnya tanaman pisang yang dibudidayakan untuk diambil manfaatnya bagi kesejahteraan hidup manusia ini berasal dari herba berumpun yang hidupnya menahun. Jenis-jenis tanaman pisang di indonesia jumlahnya mencapai ratusan. Secara garis besar jenis itu dapat dikelompokan menjadi 4 sebagai berikut.
  1. pisang serap (noe. Musa texstiles)
pisang serat adalah tanaman pisang yang tidak diambil buahnya tetapi diambil seratnya. Pada awal abad 16, pigatotta menerangkan bahwa penduduk asli daerah cebu, Filipina., memanfaatkan serat pisang manila ini untuk bahan pakaian. Karenanya pisang ini dinamakan musa tekstilis.
Batangnya merupakan batang semu yang terbentuk dari upih-upih daun yang saling menutupi. Tingginya mencapai 7m dengan daun berbentuk lanset warnanya hijau. Bunganya seperti pisang berbentuk buah jorong yang berkulit tebal, tetapi tidak dapat dimakan. Biiji buah hitam bulat kecil keras seperti biji randu. Pisang ini disebut juga pisang manila karena diduga berasal dari manila. Pengembangan juga kerap dilakukan di daerah ini antara lain di India, guantemala, Honduras. Di Indonesia juga dikembangkan tetapi kurang berhasil.
Berdasarkan iklimnya, tumbuhan ini adalah tumbuhan tropika yang menghendaki udara yang panas dan agak lembab. Tanaman ini biasanya tumbuh di dataran rendah samapai ketinggian 500 meter dari permukaan air laut. Tanah yang cocok adalah tanah lempung yang akan gembur dan kaya kandungan humus. Pisang ini mudah rebah oleh tiupan angina yang keras dan juga peka terhadap genangan air.
Cara memperbanyak tanaman ini bias dilakukan dengan biji, anakan, maupun akar tinggalnya, akan tetapi dalam upaya budidaya jarang digunakan biji untuk meperbanyaknya.
Tanaman ini siap dipanen bila kuncup bunga telah keluar. Artinya siap dipotong untuk diuambil seratnya. Serat yang diperoleh adalah serat yang kuat, tahan terhadap air (air tawar maupun air laut). Serat ini cocok dipakai sebagai tali dikapal laut, tali tambang, dan tal;I untuk kail. Juga bias dipintal atau dibuat anyaman untuk ayunan, sandal dan lain-lain.
Pisang hias (heliconia indica lamek)
Pisang hias juga tidak diambil buahnya. Tumbuhan ini memang bagus sekali ditanam dimuka rumah sebagai hiasan. Pisang ini diperbanyak dengan mengggunakan anakanaya. Pisang hias dibagi 2 yaitu pisang kipas dan pisang-pisangan. Disebut pisang kipas karena bentuknya seperti kipas. Nama lain pisang kipas adalah pisang madagaskar (diduga berasal dari daerah madagaskar). Sedang pisang-pisangan bverbatang semu yang kecil-kecil dan tumbuh berumpun indah ditanam dimuka rumah karena bentuknya kecil.
Pisang buah (musa paradisiacal L.)
Pisang jenis ini sudah tidak asing lagi bagi kita karena banyak ditemui. Pisang buh dapat dibedakan menjadi 4 golongan. Golongan pertama adalah yang dapat dimakan langsung setelah masak, misalnya pisang kepok, pisang jus susu, pisang hijau, pisang emas, pisang raja, dan sebagainya.
Golongan kedua dapat dimakan setelah diolah terlebih dahulu, misalnya pisang tanduk, pisang oli, pisang kapas, pisang bangkahulu, dan sebagainya. Golongan ketiga adalah pisang yang dapat dimakan langsung setelah masak maupun diolah dahulu, misalnya pisang kepok dan pisang raja. Sedangkan golongan keempat adalah pisang yang dapat dimakan sewaktu masih mentah. Pisang ini adalah pisang kelutuk(pisang batu) biasanya pisang ini dibuat rujak sewaktu masih muda dan rasanya sepet.
B. jenis pisang komersial
Pengertian komersial disini adalah banyak terdapat dipasaran, baik dipasar umum maupun supermarket, jenis-jenis pisang itu banyak digemari oleh masyarakat karena keistimewaaanya. Berikit uraian mengenai jenis-jenis pisang komersial.
Pisang barangan
Pisang barangan di Filipina dikenal dengan nama pisang lakatan dan dimalaysia disebut pisang berangan. Pisang jenis ini sangat popular sebagai pisang meja. Berat rata-rat pertandan berkisar 12-20 kg terdiri dari 8-12 sisir. Setiap sisirnya terdiri dari 12-20 buah. Ukuran buahnya 12-18 cm dengan diameter 3-4 cm warna kulit buahnya kuning kemerahan dengan bintik-bintik cokelat. Warna daging buahnya agak oren rasanya enak dan aromanya harum.
Pisang raja
Pisang jenis ini tangkai buahnya terdiri atas 6 sisir yang masing-masing terdiri 15 buah. Berat 1 buah pisang sekitar 92 g dengan panjang 12-18 cm dan diameter 3,2 cm. bentuk buahnya melengkung dengan bagian pangkal bulat. Warna daging buahnya kuning kemerahan tanpa biji. Empulur buahnya nyata dengan tekstul kasar. Rasanya manis lama tanaman berbunga sejak anakan adalah 14bulan. Sedangkan buah masak 164 hari sesudah muncul bunga.
Pisang raja sere
Pisang raja sere dikenal sebagai pisang meja ukuran buahnya kecil dengan panjang buah 10-15 cm dan diameter 3-4 cm berat pertandan 10-14 kg, jumlah sisir 5-9, dan tiap sisir terdiri 12-16 buah. Pada waktu matang warna kulitnya kunig kecoklatan dengan bintik-bintik cokelat kehitaman. Kulit buahnya tipis, warna daging buahnya putih, rasanya manis, dan aromanya harum.
Pisang raja uli
Pisang raja uli dikenal sebagai pisang olahan warna kulit buah kunig cerah dan daging buah putih. Buahnya berasa manis dan beraroma harum. Setiap tandannya terdiri dari 5-8 sisir buah dengan berat setiap sisir kurang lebih 1620 g. beratnya buah 120 g. panjang buah 18 cm, dan lingkar buah 13 c,. pisang ini sangat enak jika direbus atau digorang.
Pisang raja jambe
Setiap tandan dari pisang ini terdiri atas 13 sisir. Bentuk buah lurus berpangkal bulat dengan berat 80 g. panjang buah sekitar 7,8 cm, diameter 7,8 cm dan tebal kulit buah 0,2 cm. daging buah berwarna putih kekuningan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 17 bulan dan buahnya akan masak 5 bulan kemudian.
Pisang raja molo
Setiap tandan pisang yang panjangnya 43 cm ini terdapt 6 sisir buah. Setiap sisir terdapart 10-13 buah yang panjangnya 12 cm diameter 3,4 cm, dan berat 100 g. bentuk buah lurus tebal kulit buah 0,3 cm. daging buah berwarna kuning kewmerahan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 17 bulan dan buah akan masak 5 bulan kemudian.
Pisang raja kul
Setiap tandan dari pisang yang panjangnya 32 cm ini terdapat 16b sisir buah setiap sisir terdapat 15 buah. Bentuk buah lurus dengan panjangnya 8 cm, diameter 3,1cm, berat 40 g dan tebal kulit 0,3 cm. dagin buah berwarna kuning tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 14 bulan. Dan buah akan masak 5 bulan kemudian.
Pisang raja tahun
Setiap tandanya yang 22.5 cm ini terdapat 4 sisir buah. Setiap sisir rata-rata terdapat 15 buah dengan panjang 11 cm, diameter 3,2 cm, berat 60 gr, dan tebal kulit buah 0.3 cm. bentuk buah lurus berpangkal membulat, daging buah berwarna kuning keputihan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 14 bulan dan buah akan masak 5 bulan kemudian.
Pisang raja bulu
Pisang raja bulu tergolong sebagai buah yang dapat digunakan sebagai buah meja dan buah olahan. Daging buahnya agk tebal, rasanya manis, aromanya kuat. Pada waktu matang wartna kulit kuning berbintik-bintik cokelat. Warna daging putih kemerahan. Berat setiap tandannya 7-10 kg. terdiri dari 6-7 sisir, dan setiap sisirnya 10-15 buah. Panjang buahnya 25-35 cm dan diameterny 6-6,5 cm. konon pisang raja bulu yang dikukus dan dimakan dengan madu dapat menguatkan jantung.
Pisang kepok
Pisang kepok di Filipina dikenalsebagai pisang saba, sedang di Malaysia dikenal dengan nama pisang nipah. Buahnya enak dimakan setelah diolah terlebih dahulu. Bentuk buahnya agak pipih sehingga kadang disebut pisang gepeng. Berat per tandan dapat mencapai 14-22 kg dengan jumlah sisir 10-16, setiap sisir terdiri dari 12-20 buah. Bila matang warna kulit buahnya kuning penuh.
Pisang kepok banyak jenisnya. Yang terkenal antara lain pisang kepok kuning. Pisang kepok putih warna dagingnya putih dan pisang kepok kuning warna dagingnya kuning.pisang kepok kuning mempunyai rasa yang lebih enak disbanding pisang kepok putih. Karenanya, pisang kepok jenis kuning lebih disukai.
Pisang tanduk
Pisang tanduk ukuran buahnya besar dan bentuknya menyerupai tanduk. Oleh karenanya, dikenal dengan nama pisang tanduk. Bila matang warna kulit buahnya cokelat kemerahan dan berbintik-bintik. Warna daging buahnya putih kemerahan. Pisang jenis ini cocok untuk olahan. Berat setiap tandanya 7-10 kg terdiri dari tiga sisir dan setiap sisirnya 10 buah.
Pisang mas
Pisang ini bentuk buahnya kecil-kecil dengan panjang 8-12 sm dan diameternya 3-4 cm. Berat per tandanya 8-12 kg terdiri dari 5-9 sisir. Setiap sisirnya 14-18 buah. Pisang mas bila matang berwarna kuning cerah. Kulit buahnya tipis, rasanya sangat manis, dan aromanya kuat. Konon pisang mas dapat digunakan sebagai obat penyakit kuning.
Pisang ambon lumut
Warna kulit buah pisang ambon lumut pada waktu matang hijau atau hijau kekuningan dengan bintik-bintik cokelat kehitaman. Daging buahnya berwarna putih kemerahan dan lunak. Rasanya manis enak dan aromanya kuat. Berat per tandan mencapai 15-18 kg dengan jumlah sisir 8-12. setiap sisir kurang lebih 20 buah. Ukuran buah 15-18 kg dengan jumlah sisir 8-12. setiap sisir kurang lebih 20 buah. Ukuran buah 15-20 cm dengan diameter 3-3,5 cm.
Pisang ambon putih
Pisang ambon putih pada saat matang berwarna kuning keputihan dengan warna daging buah putih sampai putih kekuningan. Rasa daging buahnya manis sedikit asam dan aromanya kuat. Selain sebagai buah meja, pisang ambon digunakan sebagai makanan pada bayi. Berat tiap tandanya 15-25 kg terdiri dari 10-14 sisir. Setiap sisir terdiri dari 14-24 buah dengan panjang 15-20 cm dan diameter 3,5-4 cm.
Pisang nagka
Warna kulit pisang nangka saat matang adalah hijau. Rasa buahnya asam manis. Pisang jenis ini hanya digunakan untuk olahan. Berat per tandan 11-14 kg terdiri dari 6-8 sisir, dan tiap sisir terdiri dari 14-24 buah. Panjang buah 24-28 cm dengan diameter 3,5-4 cm.
Pisang kapas
Pisang kapas hanya cocok untuk olahan. Pada saat matang warna kulit buahnya kuning berbintik-bintik hitam. Warna daging buahnya putih kekuningan, rasanya manis, dan aromanya kurang. Berat tiap tandan 17,5 kg, jumlah sisir 7, dan jumlah buah tiap sisir 15 buah. Panjang buahnya 6 cm dengan kulit buah tebal.
Pisang kidang
Pisang kidang kulitnya berwarna merah jingga agak ungu dan daging buahnya putih. Rasanya manis dan aromanya harum. Pisang ini dimakan sebagai buah segar. Setiap tandanya terdiri dari 5-7 sisir dan setiap sisir terdiri dari 12-13 buah. Berat per sisir 1.150 gr dan berat setiap buah 120 gr. Panjang buah 13 cm dan lingkar buah 12 cm.
Pisang lampung
Pisang jenis ini mirip pisang mas. Perbedaanya terletak pada ujung buahnya. Pisang lampung ujung buahnya lancip sedangkan pisang mas ujung buahnya tumpul. Setiap tandan terdiri dari 6-8 sisir dan setiap sisir terdiri dari 18-20 buah. Berat setiap sisir 940 gram, berat setiap buah 50 gr. Panjang buah 9 cm dan lingkar buah 10,5 cm. warna kulit buah kuning penuh dan warna daging buah putih kemerahan. Rasa buahnya manis dan aromanya harum. Pisang lampung disajikan sebagai hidangan segar. Sayangnya jenis pisang ini mudah sekali rontok dari sisirnya.
Pisang tongkat langit
Jenis pisang ini banyak ditanam di daerah maluku. Bentuknya khas dengan tandan buahnya menuju keatas. Oleh karenanya pisang ini disebut pisang tongkat langit. Warna kulit buahnya merah jingga dan warna daging buahnya putih kuning. Konon pisang ini sangat mujarab untuk menyembuhkan penyakit kuning. Berat per sisir 1.200 gram dan berat setiap buah 150 gram. Panjangnya 20 cm dan lingkar buahnya 13 cm.
  1. Jenis lainya
Pisang awak
Pisang ini panjangnya sekitar 15 cm dengan diameter 3,7 cm. dalam satu tandan, jumlah sisir ada 18 yang masing-masing terdiri 11 buah. Bentuk buah lurus dengan pangkal bulat. Warna daging buah putih kekuningan dengan kulit yang tebalnya 0,3 cm. setiap buah beratnya rata-rata 67,5 gram. Lamanya buah masak dari saat berbunga adalah 5 bulan.
TABEL 7. DESKRIPSI DAN SIFAT-SIFAT VARIETAS PISANG DI INDONESIA
Varietas
Warna kulit
Warna daging
Rasa
kegunaan
Kapok
Kapas
Raja bulu
Raja sore
Ambon hijau
Ambon lumut
Ambon putih
Tanduk
Badak
Lampung
Nangka
Hijau kuning
Hijau bintik
kehitaman
Kuning bintik
hitam
kuning bintik
hijau kuning
hijau
kuning muda
kuning merah
bintik cokelat
hijau kuning
kuning
hijau
Kuning merah
Putih kuning
Putih merah
Putih merah
Kuning merah
Putih merah
Kuning merah
Kuning merah
Putih kuning
Putih kuning
putih
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
Manis
asam
Olahan
Olahan
Buah/olahan
Buah
Buah
Buah
Buah
Olahan
Buah
Buah
Olahan
Pisang badak
Pisang jenis ini memiliki tangkai buah sekitar 48,5 cm yang terdiri dari 7 sisir. Masing-masing sisir biasanya terdapat 27 buah dengan panjang 16 cm. bentuk pisang ini melengkung dengan daging buah putih kekuningan, tidak berbiji, dan rasanya manis dengan tebal kulit 0,3 cm. Berat buah per buah sekitar 75 gram. Umur tanaman dari anakan sampai berbunga adalah 12 bulan dan lama buah masak sekitar 140 hari.
Pisang camar abang
Pisang jenis ini memiliki tangkai buah yang panjangnya 37 cm terdiri atas 5 sisir. Tiap sisir terdiri atas 15 buah yang masing-masing beratnya sekitar 75 gram dengan panjang 14,5 cm dan diameter 4,8 cm. bentuk buah yang melengkung dengan pangkal bulat diselimuti kulit tebal 0,5 cm. warna daging buahnya kuning tanpa biji. Dari anakan sampai berbunga perlu waktu 14 bulan. Sedangkan dari saat berbunga hingga matang perlu waktu 5 bulan.
Pisang camar putih
Panjang tangkai buah pisang jenis ini sekitar 38 cm terdiri atas 6 sisir. Tiap sisir terdapat 15 buah yang beratnya sekitar 75 gram. Buah yang berbentuk lurus dengan pangkal buah bulat ini memiliki panjang sekitar 15 cm dan diameter 4,9 cm. warna daging buahnya kuning keputihan dan tidak berbiji dilapisi kulit setebal 0,4 cm. umur tanaman dari anakan hingga berbunga adalah 13 bulan, sedang dari saat berbunga hingga buah masak perlu 5 bulan.
Pisang barly
Pisang jenis ini memiliki tangkai buah yang panjangnya 27,1 cm terdiri atas 6 sisir. Tiap sisir rata-rata berisi 15 buah yang berbentuk lurus dengan pangkal bulat. Panjang buah sekitar 10 cm berdiameter 3cm. daging buah berwarna kuning tidak berbiji diselimuti kulit buah setebal 0,2 cm dengan berat buah sekitar 39 gram. Tanaman berbunga saat umur 14 bulan dari anakan dan buahnya masak sekitar 5,5 bulan dari saat berbunga.
Pisang brintu
Panjang tangkai buahnya 43 cm terdiri atas 7 sisir. Tiap sisir rata-rata 16 buah yang panjangnya 11 cm dengan diameter 53 cm. Berat tiap buah rata-rata 120 gram dengan bentuk lurus. Daging buah yang berwarna kuning tidak berbiji diselimuti kulit setebal 0,2 cm. Tanaman berbunga saat umur 11 bulan dan buahnya masak setelah 4,5 bulan dari saat berbunga.
Pisang rayap
Setiap tandan yang panjangnya 25 sm ini terdapat 6 sisir buah. Setiap sisir rata-rata terdapat 13 buah dengan panjang 9 cm, diameter 3 cm, berat 81 gr, dan tebal kulit 0,2 cm. bentuk buah lurus. Daging buah berwarna kuning muda tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 12 bulan dan buah akan matang 4 bulan kemudian.
Pisang salah roso
Setiap tandan yang panjangnya 23 cm ini terdapat 8 sisir buah. Setiap sisir rata-rata terdapat 10 buah dengan panjang 10 cm, diameter 3,5 cm, berat 90 gr, dan tebal kulit 0,3 cm. Bentuk buah lurus. Daging buah berwarna putih kekuningan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 14 bulan dan buah akan masak 5 bulan kemudian.
Pisang sembat
Pisang tandan yang panjangnya 52 cm ini terdapat 9 sisir buah. Setiap sisir terdapat 13 buah dengan panjang 15 cm, diameter 4,3 cm, berat 120 gr, tebal kulit 0,2 cm. bentuk buah lurus. Daging buah berwarna kuning tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 13 bulan dan buah akan bias masak 4 bulan kemudian.
Pisang kawisto
Pada setiap tandan pisang ini biasanya terdapat 8 sisir. Masing-masing sisir terdiri dari 12 buah dengan tiap buah sekitar 100 gram. Panjang buah 11 cm dengan diameter 3,2 cm. bentuk buah lurus berpangkal bulat. Daging buah berwarna keputihan tanpa biji dan dilapisi kulit setebal 0,3 cm. umur tanaman hingga berbunga 14 bulan dan buah masak 5 bulan kemudian.
Pisang sawo awu
Setiap tandan yang panjangnya sekitar 33 cm ini terdapat 4 sisir buah. Setiap sisir rata-rata terdapat 8 buah dengan panjang 13,2 cm, diameter 3,9 cm, dan berat 10 gram. Bentuk buah lurus. Daging buah berwarna putih kekuningan tanpa biji. Umur tanaman hingga berbunga 16 bulan dan buah akan masak 5,5 bulan kemudian.
Pisang cici
Pisang ini biasanya terdapat 6 sisir per tandanya. Masing-masing sisir terdiri dari 12 buah dengan berat tiap buah sekitar 40 gram. Panjang buah 12 cm dengan berat tiap buah sekitar 40 gram. Panjang buah 12 cm dan diameternya 2,4 cm. bentuk buahnya lurus dengan pangkal bulat. Kulit buah setebal 0,2 cm melapisi daging buah berwarna krem tanpa biji. Sejak anakan sampai berbunga diperlukan waktu sekitar 12 bulan dengan lama buah masak sejak berbunga adalah 3,5 bulan.
Pisang empat puluh hari
Tangkai buah pisang ini biasanya sepanjang 31,4 cm terdiri 8 sisir. Tiap sisir terdiri atas 13 buah yang rata-rata beratnya sekitar 35 gram. Bentuk buahnya melengkung dengan pangkal buah bulat. Warna daging kuning tanpa biji dilapisi kulit setebal 0,2 cm. umur tanaman dari anakan sampai berbunga 14 bulan, sedang lama buah masak dari saat berbunga 4,5 bulan.
Pisang graito
Pisang jenis ini dalam satu tandan terdiri atas 4 sisir. Tiap sisir berjumlah 11 buah yang rata-rata panjangnya 16 cm dan diameter 3,5 cm ini bentuknya lurus dengan pangkal bulat. Daging buahnya putih kekuningan tanpa biji dilapisi kulit setebal 0,4 cm. umur tanaman sejak anakan sampai berbunga 12 bulan, sedang lamanya buah matang dari saat berbunga adalah 4,5 bulan.
Pisang masan
Pisang jenis ini memiliki tangkai buah dengan panjang 39 cm terdiri 6 sisir. Tiap sisir rata-rata berjumlah 15 buah yang berbentuk lurus dengan pangkal bulat. Panjang buah berkisar 14-18 cm dan berdiameter 3,5 cm. warna daging buahnya kuning pasa saat masak, tanpa biji, dan diselimuti kulit setebal 0,35 cm. umur tanaman berbunga sekitar 14 bulan dari anakan. Lama buah masak dari saat berbunga sekitar 140-150 hari.
Diposting oleh GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd di 07.03 2 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Pisang
Lokasi: Asia
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

pisang

pisang
jenis pisang

Arsip Blog

  • ▼  2011 (21)
    • ▼  Agustus (1)
      • REJEKI dari PISANG
    • ►  Juni (8)
    • ►  Mei (12)

Mengenai Saya

Foto saya
GUNTORO DWI AGUS NUGROHO S.Pd
Semarang, Jawa tengah, Indonesia
Petani pisang
Lihat profil lengkapku

Feedjit

MAU UANG????

Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.